Aksara Hati

Hari adalah ketika angin pagi menyapa

Saat kubuka jendala

Hari adalah ketika harapan masa depan

Terasa nyata

Hari adalah bulir-bulir doa

Seiring langkah dan deguban jantung

Hari adalah saat mentari tertidur di peraduan sang Illahi

Berganti bulan dan bintang kadang kelam

Hari adalah ketika kata kasih dan cinta

Terucap dari sang buah hati dan separuh jiwa

Aku lemah dalam jiwa yang kuat

Aku takut terhias senyum yang tak ingin redup

Aku mengadu dalam syahdu

Aku tegar dalam getar jiwa yang bersembunyi

Sembunyi dalam hingar bingar dunia yang semakin menggila

Sembunyi dalam sedih berbagai peristiwa

Bulir-bulir doa mengalir seperti keringat yang lenyap di musim dingin

Aku terbelenggu pada dunia yang terasa begitu pedih

Bulir-bulir doa adalah pedangku

Bulir-bulir doa pada hari-hari dan langkahku

Untuk aku, buah hatiku, sejiwaku

Untuk mereka

Kumohon terus bersamaku

Lulu

Dortmund

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s